Pokja Kelurahan Sehat adalah lembaga sosial yang ada di kelurahan Bandungrejosari

1) Pokja Kelurahan Sehat

Pengembangan Pokja Kelurahan sehat di wilayah Kelurahan Bandungrejosari merupakan bagian dari dinamika dan semangat warga, Pemerintah daerah serta legislatif di Kota Malang. Sedangkan pemerintah pusat berperan sebagai pembina dan memfasilitasi potensi yang ada.

Kader Pokja Kelurahan Sehat

Pokja Kelurahan Sehat Bandungrejosari Selalu Semangat Dalam Mewujudkan Kelurahan Yang Sehat Dan Layak Huni.

Rapat Kader Pokja Kelurahan Sehat

Para Kader Yang Berada Digaris Terdepan.

Gebyar Germas

Gebyar Germas Dengan Kegiatan Senam dan Makan Sayuran.

Gebyar Germas

Gebyar Germas Dengan Kegiatan Senam dan Makan Sayuran.

Tampilkan postingan dengan label stunting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stunting. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 September 2025

Sinergi Pokja Kelurahan Sehat, PKK Dan Puskesmas Untuk Bandungrejosari Sehat, Aman Dan Berdaya

Pokja kelurahan sehat bergerak dengan semarak merah putih yang  selalu menggalakkan hidup sehat kepada masyarakat dengan kegiatan senam bersama para pejabat kelurahan untuk lebih menggiatkan hidup sehat. Kegiatan yang diikuti oleh Pokja kelurahan sehat Bandungrejosari, kader Pokja, PKK, babinkamtibmas, Babinsa, dan beberapa elemen masyarakat bertujuan untuk menggalakkan hidup sehat dengan selalu melakukan gerak tubuh melalui senam serta mengatur pola makan sehat dengan sayuran dan buah buahan segar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Samsul dari Forum Pokja Kota Sehat Kota Malang. Kegiatan ini diadakan pada hari kamis, tanggal 11 September 2025 jam 07.00 dengan nuansa merah putih semakin membuat suasana tambah meriah dan terlihat sekali nuansa kebangsaan masyarakat Bandungrejosari.

Tema pembinaan kota sehat 2025 kali ini adalah Sinergi Pokja Kelurahan Sehat, PKK, Dan Puskesmas Untuk Bandungrejosari Sehat, Aman dan Berdaya. Setelah kegiatan senam dan makan sayur dan buah dilanjutkan dengan sosialisasi tentang kesehatan dan peran Pokja Kelurahan Sehat menuju Kelurahan Sehat baik secara fisk maupun kesehatan mental melalui 10 tatanan. Beberapa dalam kegiatan ini adalah peertama pemateri dari puskesmas Janti disampaikan oleh ibu Indra membawakan materi tentang Stanting Dan Peran Pokja Lelurahan Sehat Dalam Menangani Masalah Stanting Yang Ada Di Masyarakat. Kedua  pemateri dari PLN dengan tema Sosialisasi Pelayanan PLN Dengan Swacam Dan Promo Kalcer.Ketiga pemateri dari AP (Agen Pemulihan) Kelurahan Bandungrejosari yang disampaikan oleh Ibu Emil dan Warsito dengan tema Bahaya Narkoba Bagi Generasi Milenial dan yang terakhir dari Forum Pokja Kota Sehat yang disampaikan Bpk. Samsul. Dari Puskesmas Bu indra menyampaikan Tentang penanganan stunting harus sudah dimulai saat ibu hamil. Sedangkan Faktor penyebab stunting pada balita adalah :
1. Pola asuh anak yang baik 
2. Pemberian asi eksklusif pada balita
3. Pemberian makan pendamping yang kaya protein hewani saat anak sudah menginjak usia 6 bulan keatas
4. Sanitasi dan kondisi lingkungan yang buruk
Dampak stunting adalah
1. Pertumbuhan anak terhambat
2. Sulit konsentrasi dan mudah sakit
3. Diusia muda mudah terkena penyakit degeneratif 

Bu. Dinda dari Puskesmas Janti Menyampaikan bahwa Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita. Untuk memutus mata rantai stunting dengan beberapa cara: 
1. Stop buang air besar sembarangan
2. Cuci tangan pakai sabun
3. Pengelolaan makan dan minuman rumah tangga 
4. Penanganan sampah rumah tangga 
5. Pengelolaan limbah cair yang baik

Pokja Kelurahan Sehat merupakan ujung tombak dalam membangun kelurahan yang sehat dan nyaman sebagai tempat untuk menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

 

Penulis : Hariyanto
Editor : TIM
Share:

Sabtu, 14 Oktober 2023

Josuli Tumbangkan Bata Beraksi lagi

Penanganan stunting itu perlu utamanya kasus stunting yang ada ke Kelurahan bandungrejosari. Dengan program Josuli Tumbangkan Bata (Bandungrejosari Peduli Tumbuh Kembang Balita) yang diadakan setiap bulan yang dimulai pada bulan Agustus 2023 lalu diharapkan dapat meningkatkan gizi dan pemahaman orangtua akan pentingnya tumbuh kembang balita. Menurut data yang kami dapat dari salah kader Pokja Kelurahan Sehat Bandungrejosari sampai bulan Agustus 2023 lalu masih ada 43 anak yang memiliki status stunting. Namun dengan berjalannya kegiatan Josuli Tumbangkan Bata ini ada peningkatan signifikan pada perbaikan gizi balita yang masuk daftar stunting. Dari hasil kegiatan hari ini yang masih berstatus stunting ada kurang lebih 35 anak.

Kegiatan yang dilakukan pada program Josuli Tumbangkan Badan ini adalah penyuluhan tentang pentingnya penanganan stunting kepada orang tua balita yang disampaikan oleh Ummul Faroh dari POLTEKES Malang. Dalam penyuluhan kesehatan tersebut disampaikan Ummul Faroh tentang penanganan stuntung dengan perbaikan gizi balita dan pola asuh anak balita. Disamping itu juga dilakukan penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala dan pemberian makanan empat sehat lima sempurna. Kegiatan ini dihadiri oleh 11 orang tua balita beserta anaknya dari total 20 balita yang mendapat giliran pada program Josuli Tumbangkan Bata bulan Oktober ini.
Pada kegiatan ini dihadiri oleh Sekretari Kelurahan Bandungrejosari, Ketua Pokja Kelurahan Sehat, Petugas dari Puskesmas Janti, Mahasiswa dari Poltekes Malang, kader Pokja Kelurahan Sehat dan kader posyandu kelurahan Bandungrejosari.   



Penulis : Hariyanto
Editor : Hariyanto

Galley Foto Josuli Tumbangkan Bata















Share:

Sabtu, 16 September 2023

JOSULI TUMBANGKAN BATA

Dalam menuntaskan stunting di Kelurahan Bandungrejosari pada hari sabtu tanggal 16 September 2023 jam 9.00 wib bertempat di gedung sasana wahana mulya kelurahan Bandungrejosari Pokja Kelurahan Sehat berkolabosari dengan Puskesmas Janti Malang mengadakan kegiatan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan anak-anak balita yang masih mengalami masalah pada gizi dan tinggi badan. Kegiatan yang bertajuk Josuli Tumbangkan Bata ini telah di adakan 2 kali. Kegiatan yang dihadiri oleh Lurah Bandungrejosari Dani Maroe Beni dan Ketua PKK Kelurahan Bandungrejosari diharapkan dapat mengurangi jumlah penyandang stunting yang ada dikelurahan Bandungrejosari, yang menurut data dari posyandu dan puskesmas Janti masih ada 22 anak yang memerlukan perhatian dalam meningkatkan gizi dan berata badan.
Disamping kegiatan tersebut juga dilakukan penyuluhan kepada ibu-ibu yang hadir tentang pemberian gizi yang baik untuk menunjang pertumbuhan badan agar berjalan normal sesuai umurnya. Penyuluhan kesehatan ini disampaikan oleh Ibu Indra dari Puskesmas Janti. Diakhir kegiatan 22 peserta yang hadir yang telah memenuhi undangan Pokja diberikan makanan tambahan yang akan dikonsumsi oleh anak-anak tersebut.


Penulis : Hariyanto
Edting : Hariyanto 
Share:

Definition List

Unordered List

Support